Home | Politik | Info Jamsostek | Kabar Pemilu | Kuliner | Seni Budaya Dan Pariwisata | Hukum | Ekonomi Bisnis | Olahraga | Nusantara | Iptek | Internasional | Artikel | Kuliner | Info Haji Dan TKI | Pendidikan | Produk Telkom | Surat Pembaca | Kontak
KADER POSYANDU PEDULI
Brand Manager Nestle Dancow Batita, Riza Nopalas (3 kiri) me... detil ››
KASUS TENAGA HONORER
Kepala Ombudsman Perwakilan NTB, Adhar Hakim (kanan) saat me... detil ››
NETRALITAS PILKADA NTB.
Sejumlah pengunjukrasa yang tergabung dalam "Gerakan Pemuda ... detil ››
BANTUAN PENCETAKAN SAWAH
Sejumlah petani memanen padi didaerah persawahan jalan lingk... detil ››
TOLAK RUU ORMAS
Sejumlah pengunjukrasa mendatangi kantor DPRD NTB di Mataram... detil ››
 Galeri Foto
Username

Password



Daftar | Lupa Password?
Kuliner

Selasa, 25 Januari 2011 11:53 - Laporan Administrator

SEGARNYA JUS BUAH NAGA

     Berwisata ke Pulau Lombok, memang cukup banyak yang bisa dinikmati. Selain panorama alamnya yang memesona, sajian kulinernya pun cukup menggoda.  Salah satu kuliner yang bisa ditemui di daerah ini adalah jus buah naga atau dragon fruit. Rumah makan yang menyajikan menu jus buah ini diantaranya di wilayah Kediri, Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat.

    Menikmati jus buah naga  barangkali sensasinya akan berbeda jika dibandingkan dengan menikmatinya dengan dipotong-potong. Apalagi jika jus buah naga yang disajikan dicampur dengan es.  "Ehmm...segar. Rasanya manis , lembut, dingin  dan enak," kata Joko Dwi Hartono, seorang wisatawan dari Jakarta.   
     Buah naga atau dragon fruit adalah buah dengan kulit berwarna merah menyala. Kulitnya tidak mulus, tapi ada semacam sisik berwarna hijau. Barangkali karena sisik itulah buah yang satu ini diberi nama buah naga, ular besar bersisik dalam legenda China.
     Daging buah dari buah ini ada yang berwarna putih dan ada pula  yang berwarna merah. Tapi, keduanya  sama-sama memiliki biji berwana hitam kecil-kecil seperti wijen. Jadi, daging buah naga mirip seperti daging buah markisa atau selasih.
    Buah ini di Vietnam buah naga sering disebut Thanh long atau clever dragon,  masyarakat China menyebutnya Feuy Long Kwa, sedangkan di Meksiko, buah naga disebut Pitahaya.

     Mengonsumsi buah naga memang biasanya dalam bentuk buah segar. Buah naga jika dikonsumsi dalam bentuk buah segar, cukup dapat menghilangkan dahaga karena kadar air yang tinggi. Para pakar mengakui buah naga kaya dengan potasium, ferum, protein, serat, sodium dan kalsium yang baik untuk kesehatan.
     Bahkan, masyarakat China Kuno menganggap buah naga lebih dari sekadar buah dengan beragam manfaat. Buah dengan kulit yang menyerupai sisik ular besar ini sering menjadi pendamping dua patung di meja altar persembahan. Setiap perayaan tahun Baru Imlek buah ini juga disajikan, dan menjadi salah satu sajian yang wajib ada karena diyakini membawa berkah.
    Karena itu, tidak mengherankan jika menjelang tahun baru Imlek, permintaan buah naga di pasaran meningkat tajam. Harga yang ditawarkannya pun menjadi melambung ketimbang hari biasanya. 

    Jadi, mengonsumsi jus buah naga, tidak hanya bisa menghalau dahaga, tapi juga menghindarkan dari berbagai penyakit. Karena itu, tidak ada salahnya bila anda berkunjung ke Pulau Lombok, mampir juga ke rumah makan  di pinggir jalan raya Kediri, Lombok Tengah ini. (*)






kirim berita


Yang Lainnya + index
Kamis, 14/02/2013
Mataram Berawan, Hujan (24-32ºC)
GUBERNUR NTB LUNCURKAN "TAMBORA MENYAPA DUNIA 1815-2015"
Mataram, 12/4 (Antara) - Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB) TGH M Zainul Majdi meluncurkan program "Tambora Menyapa Dunia 1815–2015" atau peringatan dua abad meletusnya Gunung Berapi Tambora, yang puncak peringatannya diagendakan 11 April 2015. detil ››
DELAPAN WARTAWAN NTB RAIH ANUGERAH KARYA JURNALISTIK PTNNT 2013
Mataram, 30/4 (ANTARA) - Delapan wartawan media cetak dan elektronik di wilayah Nusa Tenggara Barat (NTB), meraih Anugerah Karya Jurnalistik 2013 setelah menyisihkan 13 nominator lainya dan dinyatakan memenangkan lomba karya jurnalistik yang diselenggarakan PT Newmont Nusa Tenggara (PTNNT) ke-3. detil ››
SABUT KELAPA DARI LIMBAH MENJADI KOMODITAS EKSPOR Oleh Masnun Masud
Mataram, 9/1 (ANTARA) - Puluhan tahun silam sabut kelapa menjadi limbah yang cukup merepotkan petani, karena pada setiap musim panen kulit bagian luar buah kelapa itu menumpuk, tidak dimanfaatkan. detil ››

Home | Politik | Info Jamsostek | Kabar Pemilu | Kuliner | Seni Budaya Dan Pariwisata | Hukum | Ekonomi Bisnis | Olahraga | Nusantara | Iptek | Internasional | Artikel | Kuliner | Info Haji Dan TKI | Pendidikan | Produk Telkom | Surat Pembaca | Kontak