Home | Politik | Info Jamsostek | Kabar Pemilu | Kuliner | Seni Budaya Dan Pariwisata | Hukum | Ekonomi Bisnis | Olahraga | Nusantara | Iptek | Internasional | Artikel | Kuliner | Info Haji Dan TKI | Pendidikan | Produk Telkom | Surat Pembaca | Kontak
KADER POSYANDU PEDULI
Brand Manager Nestle Dancow Batita, Riza Nopalas (3 kiri) me... detil ››
KASUS TENAGA HONORER
Kepala Ombudsman Perwakilan NTB, Adhar Hakim (kanan) saat me... detil ››
NETRALITAS PILKADA NTB.
Sejumlah pengunjukrasa yang tergabung dalam "Gerakan Pemuda ... detil ››
BANTUAN PENCETAKAN SAWAH
Sejumlah petani memanen padi didaerah persawahan jalan lingk... detil ››
TOLAK RUU ORMAS
Sejumlah pengunjukrasa mendatangi kantor DPRD NTB di Mataram... detil ››
 Galeri Foto
Username

Password



Daftar | Lupa Password?
Internasional

Kamis, 26 Juli 2012 09:55 - Laporan awaludin

DUTA BESAR SURIAH UNTUK EMIRAT DAN SIPRUS MEMBELOT

     Amman (ANTARA) - Duta Besar Suriah untuk Uni Emirat Arab (UAE) dan Siprus, yang juga adalah suami-istri, telah membelot ke Qatar, kata juru bicara bagi kelompok oposisi --Dewan Nasional Suriah (SNC), Rabu (25/7).
     Mereka adalah diplomat senior kedua dan ketiga yang membelot sejak aksi protes terhadap kekuasaan Presiden Suriah Bashar al-Assad meletus 16 bulan lalu.
     "Duta Besar (Abdellatif Ad-Dabbagh) sekarang berada di Qatar," kata Juru Bicara SNC Mohammad Sarmini melalui telepon kepada Reuters --yang dipantau ANTARA di Jakarta, Kamis pagi. Ia merujuk kepada duta besar Suriah untuk UAE.
     Sarmini mengatakan Ad-Dabbagh menikah dengan Lamia Al-Hariri, Duta Besar Suriah untuk Siprus, yang membelot ke Qatar bersama suaminya.
     Seorang atase militer di kedutaan besar Suriah di Oman memberi tahu stasiun televisi Al Jazeera bahwa ia juga telah membelot.
     "Setelah pembunuhan dan pemboman dan pengrusakan rakyat kami di Suriah meningkat, dan pembantaian berlangsung, ini ... mendorong saya untuk membelot dari rejim ini," kata Mohammad Tahseen al-Faqir.
     Lamia Al-Hariri, pemeluk Sunni dari Provinsi Deraa di Suriah selatan --tempat kelahiran aksi perlawanan, adalah kemenakan perempuan Wakil Presiden Suriah Fawouq Ash-Sharaa --yang perannya bersifat seremonial dalam hirarki kekuasaan yang didominasi oleh kelompok minoritas Alawi. Presiden Bashar al-Assad berasal dari kelompok minoritas tersebut.
     Nawaf Al-Fares, Duta Besar Suriah untuk Irak yang juga adalah seorang tokoh Sunni dari Suriah timur, membelot ke Qatar melalui Jordania dua pekan sebelumnya, kata beberapa sumber diplomatik. (*)

kirim berita


Yang Lainnya + index
Kamis, 14/02/2013
Mataram Berawan, Hujan (24-32ºC)
GUBERNUR NTB LUNCURKAN "TAMBORA MENYAPA DUNIA 1815-2015"
Mataram, 12/4 (Antara) - Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB) TGH M Zainul Majdi meluncurkan program "Tambora Menyapa Dunia 1815–2015" atau peringatan dua abad meletusnya Gunung Berapi Tambora, yang puncak peringatannya diagendakan 11 April 2015. detil ››
DELAPAN WARTAWAN NTB RAIH ANUGERAH KARYA JURNALISTIK PTNNT 2013
Mataram, 30/4 (ANTARA) - Delapan wartawan media cetak dan elektronik di wilayah Nusa Tenggara Barat (NTB), meraih Anugerah Karya Jurnalistik 2013 setelah menyisihkan 13 nominator lainya dan dinyatakan memenangkan lomba karya jurnalistik yang diselenggarakan PT Newmont Nusa Tenggara (PTNNT) ke-3. detil ››
SABUT KELAPA DARI LIMBAH MENJADI KOMODITAS EKSPOR Oleh Masnun Masud
Mataram, 9/1 (ANTARA) - Puluhan tahun silam sabut kelapa menjadi limbah yang cukup merepotkan petani, karena pada setiap musim panen kulit bagian luar buah kelapa itu menumpuk, tidak dimanfaatkan. detil ››

Home | Politik | Info Jamsostek | Kabar Pemilu | Kuliner | Seni Budaya Dan Pariwisata | Hukum | Ekonomi Bisnis | Olahraga | Nusantara | Iptek | Internasional | Artikel | Kuliner | Info Haji Dan TKI | Pendidikan | Produk Telkom | Surat Pembaca | Kontak