Home | Politik | Info Jamsostek | Kabar Pemilu | Kuliner | Seni Budaya Dan Pariwisata | Hukum | Ekonomi Bisnis | Olahraga | Nusantara | Iptek | Internasional | Artikel | Kuliner | Info Haji Dan TKI | Pendidikan | Produk Telkom | Surat Pembaca | Kontak
KADER POSYANDU PEDULI
Brand Manager Nestle Dancow Batita, Riza Nopalas (3 kiri) me... detil ››
KASUS TENAGA HONORER
Kepala Ombudsman Perwakilan NTB, Adhar Hakim (kanan) saat me... detil ››
NETRALITAS PILKADA NTB.
Sejumlah pengunjukrasa yang tergabung dalam "Gerakan Pemuda ... detil ››
BANTUAN PENCETAKAN SAWAH
Sejumlah petani memanen padi didaerah persawahan jalan lingk... detil ››
TOLAK RUU ORMAS
Sejumlah pengunjukrasa mendatangi kantor DPRD NTB di Mataram... detil ››
 Galeri Foto
Username

Password



Daftar | Lupa Password?
Ekonomi Bisnis

Sabtu, 15 September 2012 14:26 - Laporan anwar maga

NTB OPTIMISTIS DEVIDEN NEWMONT SEGERA DIREALISASIKAN BAKRIE

     Mataram, 15/9 (ANTARA) - Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) tetap optimistis dana bagi hasil (deviden) dari kepemilikan saham di PT Newmont Nusa Tenggara (PTNNT) jatah 2011 yang menjadi hak daerah, segera direalisasikan meskipun Bakrie Group sedang dililit hutang.
     "Kami optimistis deviden itu segera direalisasikan, kami yakin aman," kata Gubernur NTB TGH M Zainul Majdi, di Mataram, Sabtu, ketika menanggapi kemungkinan realisasi deviden saham PTNNT yang menjadi hak Pemda NTB ikut terulur akibat kondisi keuangan Bakrie Group yang sedang melempem.
     Zainul membenarkan kalau deviden dari saham PTNNT jatah 2011 semula diperkirakan akan direalisasi Bakrie Group ke rekening PT Daerah Maju Bersaing (DMB) pada Juni atau Juli 2012 yang kemudian terulur hingga kini.       
     "Memang seharusnya begitu, tetapi lebih jelasnya silahkan ditanyakan ke Andy Hadianto (Direktur PT DMB)," ujar Zainul.
     PT DMB merupakan perusahaan bersama tiga pemerintah daerah (pemda) di NTB yakni Pemerintah Provinsi NTB, Pemerintah Kabupaten Sumba dan Kabupaten Sumbawa Barat. 
     PT DMB dibentuk untuk menggandeng investor mitra PT Multicapital (anak usaha  PT Bumi Resources Tbk milik Bakrie Group), guna mengakuisisi saham PT Newmont Nusa Tenggara (PTNNT) yang harus didivestasi sesuai perjanjian Kontrak Karya (KK).
     PT DMB dan PT Multicapital kemudian membentuk perusahaan patungan yang diberi nama PT Multi Daerah Bersaing (MDB), dan sampai 2010, PT MDB sudah menguasai 24 persen saham PT NNT senilai Rp8,6 triliun.
     Pada 17 Oktober 2011 PTNNT membagi dividen untuk laba tahun 2011 sebesar 200 juta dolar AS kepada seluruh pemegang saham. Dividen dibagi berdasarkan besaran kepemilikan saham.
     Sebanyak 56 persen dividen merupakan hak Nusa Tenggara Patnership BV, pemilik saham asing PTNNT. Selebihnya 17,8 persen dividen untuk PT Pukuafu Indah, 2,2 persen untuk PT Indonesia Masbaga Investama, dan 24 persen untuk PT MDB.
     Dengan memiliki 24 persen saham, MDB memperoleh dividen sebesar 48 juta dolar AS, dan sebesar 12 juta dolar AS diantaranya merupakan hak Pemda NTB atau 25 persen dari nilai deviden, selebihnya atau 75 persen merupakan hak Multicapital. Nilai dividen itu merupakan nilai kotor sebelum dikurangi pajak.
     Namun, dividen yang menjadi hak Pemda NTB itu tidak langsung diterima pemda melainkan disetorkan manajemen PT MDB ke rekening Credit Suisse Singapura.
     Bakrie Group membiayai Pemda NTB untuk membeli 24 persen saham Newmont menggunakan dana pinjaman pada Credit Suisse Singapura. Bakrie Group lalu menjaminkan 24 persen saham Newmont yang diakuisisi bersama Pemda NTB itu pada Credit Suisse.
     Kendati demikian, kebijakan MDB menjaminkan 24 persen saham PTNNT di rekening Credit Suisse Singapura itu, bukan kewenangan daerah yang diwakili PT DMB.
     PT DMB hanya berhak menerima deviden yang menjadi hak daerah yakni 25 persen dari 48 juta dolar AS atau sekitar 12 juta dolar AS.
     Sebelum pemberitaan tentang Bakrie Group tengah dililit hutang mengemuka awal Juli 2012,    Direktur PT DMB Andy Hadianto, menduga keterlambatan pembayaran deviden yang menjadi hak daerah NTB itu erat kaitannya dengan penundaan jadwal Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) PTMDB akibat kendala proses divestasi saham terakhir.
     Pembagian deviden biasanya dilakukan setelah digelar RUPS, dan tahun ini MDB belum menggelarnya.
     "Kami sudah berkali-kali berkoordinasi, dan dilaporkan akan segera dikucurkan setelah digelar RUPS MDB, tetapi belum juga ada pemberitahuan agenda RUPS MDB itu," ujar Andy.
     Deviden Newmont yang dibagikan adalah laba perusahaan setelah dikurangi pajak dan biaya-biaya, sebagaimana diatur dalam Pasal 32 Perda Nomor 4 Tahun 2010 tentang PT DMB.
     Pembagian laba bersih setelah dipotong pajak dan disahkan oleh RUPS, ditetapkan sebagai berikut, deviden untuk pemegang saham (tiga pemerintah daerah) sebesar 90 persen, cadangan umum sebesar dua persen, cadangan tujuan 1,5 persen, dana kesejahteraan lima persen, dan jasa produksi 1,5 persen. (*)

kirim berita


Yang Lainnya + index
Kamis, 14/02/2013
Mataram Berawan, Hujan (24-32ºC)
GUBERNUR NTB LUNCURKAN "TAMBORA MENYAPA DUNIA 1815-2015"
Mataram, 12/4 (Antara) - Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB) TGH M Zainul Majdi meluncurkan program "Tambora Menyapa Dunia 1815–2015" atau peringatan dua abad meletusnya Gunung Berapi Tambora, yang puncak peringatannya diagendakan 11 April 2015. detil ››
DELAPAN WARTAWAN NTB RAIH ANUGERAH KARYA JURNALISTIK PTNNT 2013
Mataram, 30/4 (ANTARA) - Delapan wartawan media cetak dan elektronik di wilayah Nusa Tenggara Barat (NTB), meraih Anugerah Karya Jurnalistik 2013 setelah menyisihkan 13 nominator lainya dan dinyatakan memenangkan lomba karya jurnalistik yang diselenggarakan PT Newmont Nusa Tenggara (PTNNT) ke-3. detil ››
SABUT KELAPA DARI LIMBAH MENJADI KOMODITAS EKSPOR Oleh Masnun Masud
Mataram, 9/1 (ANTARA) - Puluhan tahun silam sabut kelapa menjadi limbah yang cukup merepotkan petani, karena pada setiap musim panen kulit bagian luar buah kelapa itu menumpuk, tidak dimanfaatkan. detil ››

Home | Politik | Info Jamsostek | Kabar Pemilu | Kuliner | Seni Budaya Dan Pariwisata | Hukum | Ekonomi Bisnis | Olahraga | Nusantara | Iptek | Internasional | Artikel | Kuliner | Info Haji Dan TKI | Pendidikan | Produk Telkom | Surat Pembaca | Kontak