Home | Politik | Info Jamsostek | Kabar Pemilu | Kuliner | Seni Budaya Dan Pariwisata | Hukum | Ekonomi Bisnis | Olahraga | Nusantara | Iptek | Internasional | Artikel | Kuliner | Info Haji Dan TKI | Pendidikan | Produk Telkom | Surat Pembaca | Kontak
KADER POSYANDU PEDULI
Brand Manager Nestle Dancow Batita, Riza Nopalas (3 kiri) me... detil ››
KASUS TENAGA HONORER
Kepala Ombudsman Perwakilan NTB, Adhar Hakim (kanan) saat me... detil ››
NETRALITAS PILKADA NTB.
Sejumlah pengunjukrasa yang tergabung dalam "Gerakan Pemuda ... detil ››
BANTUAN PENCETAKAN SAWAH
Sejumlah petani memanen padi didaerah persawahan jalan lingk... detil ››
TOLAK RUU ORMAS
Sejumlah pengunjukrasa mendatangi kantor DPRD NTB di Mataram... detil ››
 Galeri Foto
Username

Password



Daftar | Lupa Password?
Produk Telkom

Rabu, 06 Juli 2011 08:50 - Laporan Administrator

TELKOM BORONG LIMA PENGHARGAAN IHCS 2011


          Jakarta,  (ANTARA) - PT Telekomunikasi Indonesia Tbk (Telkom) memborong 5 penghargaan dari Indonesia Human Capital Study (IHCS) 2011 atas komitmen memperkuat kebersamaan dan meningkatkan kinerja karyawan.

         Operation Vice President Public Relations Telkom, Agina Siti Fatimah, di Jakarta (3/7)  mengatakan, IHCS merupakan ajang khusus yang bertujuan mengetahui sejauh mana penerapan Human Capital System di suatu perusahaan dibandingkan dengan rata-rata perusahaan dalam industrinya.

         Kelima penghargaan tersebut yaitu The Best For Human Capital Index Kategori Infrastructure, Utilities, & Transportation Industry.

    The Best For Employee Net Promoter Score Kategori Infrastructure, Utilities, and Transportation Industry.

         Selanjutnya, The Best for All Criteria, The Best for CEO Commitment, dan The Best For Human Capital Initiative.

         Agina menjelaskan, karyawan Telkom dipandang dan dihargai sebagai aspek penting dalam pengelolaan perusahaan karena adanya pengetahuan, keterampilan.

         "Sikap serta atribut-atribut individual lainnya (human capital) yang melekat pada setiap pekerja sangat diapresiasi dan bernilai tinggi bagi perusahaan sehingga dilakukan pengelolaan sebaik-baiknya," tegasnya.

         Untuk itu, perusahaan telah melakukan perubahan pengelolaan secara drastis sebagai jawaban atas perubahan kondisi eksternal yang mendasar dan sedang berlangsung.

          Menurutnya, dalam bidang sumber daya manusia, Telkom melakukan pengelolaan human capital dengan menggunakan pendekatan Competency- Based Human Resource Management (CBHRM).

         "Keseluruhan praktik manajemen merupakan upaya sinergis untuk menjadikan perusahaan secara konsisten mampu memberikan pelayanan kelas dunia," tambahnya.

         IHCS mengukur tiga komponen Human Capital System meliputi pemenuhan kebutuhan manajemen dalam penerapan Human Capital System dengan indikator Human Capital Index (HCI).

         Selanjutnya, pemenuhan kebutuhan karyawan dalam penerapan Human Capital System  dengan indikator Net Promoter Score (NPS) dan Human Capital Score (HCS) serta mengukur bagaimana inisiatif-inisiatif sistem Human Capital yang dimiliki oleh suatu perusahaan.

         Berdasarkan studi tersebut, terdapat beberapa temuan menarik diantaranya dari sisi Human Capital Effectiveness dan Human Capital Investment. (*)

kirim berita


Yang Lainnya + index
Kamis, 14/02/2013
Mataram Berawan, Hujan (24-32ºC)
GUBERNUR NTB LUNCURKAN "TAMBORA MENYAPA DUNIA 1815-2015"
Mataram, 12/4 (Antara) - Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB) TGH M Zainul Majdi meluncurkan program "Tambora Menyapa Dunia 1815–2015" atau peringatan dua abad meletusnya Gunung Berapi Tambora, yang puncak peringatannya diagendakan 11 April 2015. detil ››
DELAPAN WARTAWAN NTB RAIH ANUGERAH KARYA JURNALISTIK PTNNT 2013
Mataram, 30/4 (ANTARA) - Delapan wartawan media cetak dan elektronik di wilayah Nusa Tenggara Barat (NTB), meraih Anugerah Karya Jurnalistik 2013 setelah menyisihkan 13 nominator lainya dan dinyatakan memenangkan lomba karya jurnalistik yang diselenggarakan PT Newmont Nusa Tenggara (PTNNT) ke-3. detil ››
SABUT KELAPA DARI LIMBAH MENJADI KOMODITAS EKSPOR Oleh Masnun Masud
Mataram, 9/1 (ANTARA) - Puluhan tahun silam sabut kelapa menjadi limbah yang cukup merepotkan petani, karena pada setiap musim panen kulit bagian luar buah kelapa itu menumpuk, tidak dimanfaatkan. detil ››

Home | Politik | Info Jamsostek | Kabar Pemilu | Kuliner | Seni Budaya Dan Pariwisata | Hukum | Ekonomi Bisnis | Olahraga | Nusantara | Iptek | Internasional | Artikel | Kuliner | Info Haji Dan TKI | Pendidikan | Produk Telkom | Surat Pembaca | Kontak