Home | Politik | Info Jamsostek | Kabar Pemilu | Kuliner | Seni Budaya Dan Pariwisata | Hukum | Ekonomi Bisnis | Olahraga | Nusantara | Iptek | Internasional | Artikel | Kuliner | Info Haji Dan TKI | Pendidikan | Produk Telkom | Surat Pembaca | Kontak
KADER POSYANDU PEDULI
Brand Manager Nestle Dancow Batita, Riza Nopalas (3 kiri) me... detil ››
KASUS TENAGA HONORER
Kepala Ombudsman Perwakilan NTB, Adhar Hakim (kanan) saat me... detil ››
NETRALITAS PILKADA NTB.
Sejumlah pengunjukrasa yang tergabung dalam "Gerakan Pemuda ... detil ››
BANTUAN PENCETAKAN SAWAH
Sejumlah petani memanen padi didaerah persawahan jalan lingk... detil ››
TOLAK RUU ORMAS
Sejumlah pengunjukrasa mendatangi kantor DPRD NTB di Mataram... detil ››
 Galeri Foto
Username

Password



Daftar | Lupa Password?
Produk Telkom

Kamis, 26 Mei 2011 12:12 - Laporan Administrator

TELKOM SELESAIKAN JARINGAN SERAT OPTIK



Surabaya (ANTARA) - PT Telekomunikasi Indonesia Tbk telah menyelesaikan pembangunan infrastruktur jaringan serat optik Ring Jawa yang terbentang dari Merak, Provinsi Banten hingga Banyuwangi, Jawa Timur.

General Manager Network Telkom Regional Jatim, Roestanto Eka Widjaja, kepada wartawan di Surabaya (25/5), menjelaskan jaringan fiber optik yang selesai dibangun itu memiliki panjang sekitar 11.524 kilometer.

"Jaringan fiber optik dengan konfigurasi ring loop ini memungkinkan seluruh pengguna layanan Telkom mendapatkan jaminan komunikasi tak terputus," katanya didampingi Operation Manager Communication Telkom Jatim, Amat Riyanto.

Menurut Roestanto, apabila terjadi gangguan pada salah satu jaringan, layanan komunikasi akan langsung mendapat "back up" dari jaringan lain melalui ring yang berbeda.

Jaringan serat optik Ring Jawa ini juga telah terhubung dengan Ring Bali dan Nusa Tenggara. "Rencananya pada Juni diresmikan operasionalnya oleh Presiden," tambahnya.

Pembangunan jaringan fiber optik Ring Jawa ini merupakan salah satu rangkaian proyek "Nusantara Super Highway" (Palapa Ring) yang dikerjakan Telkom, untuk menghubungkan Sumatera hingga Papua dengan panjang mencapai 47.099 kilometer.

Proyek ini terbagi dalam enam ring, yakni Sumatera (9.981 kilometer), Jawa (11.524 kilometer), Kalimantan (6.664 kilometer), Sulawesi dan Maluku Utara (7.233 kilometer), Bali dan Nusa Tenggara (3.444 kilometer), serta Kepulauan Maluku dan Papua (8.254 kilometer).

"Proyek ini ditargetkan tuntas tahun 2014, sehingga tahun 2015 seluruh jaringan komunikasi dari Sumatera hingga Papua telah menggunakan serat optik," ujar Roestanto.

Hingga akhir 2010 lalu, Telkom telah menyelesaikan jaringan Ring Aceh, Ring JaKaLaDeMa (Jawa-Kalimantan-Sulawesi-Denpasar-Mataram), dan Ring MKCS (Mataram-Kupang Cable System).

Pada 2011, pembangunan dilanjutkan untuk menghubungkan Manado, Ternate, Ambon, Fak-Fak, Sorong, Manokwari, Jayapura, serta Fak-Fak ke Timika.

Roestanto menjelaskan proyek bernilai investasi sekitar Rp150 triliun ini menjadi bukti keseriusan Telkom untuk mendukung tercapainya masyarakat informasi yang modern, sehingga mampu bersaing dengan negara-negara maju.

Dengan portofolio bisnis barunya "TIME" (Telecommunication, Information, Media, Edutainment), lanjut Roestanto, Telkom siap mengakomodasi kebutuhan masyarakat di era "broadband" dan "triple play" yang segera diluncurkan. (*)

kirim berita


Yang Lainnya + index
Kamis, 14/02/2013
Mataram Berawan, Hujan (24-32ºC)
GUBERNUR NTB LUNCURKAN "TAMBORA MENYAPA DUNIA 1815-2015"
Mataram, 12/4 (Antara) - Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB) TGH M Zainul Majdi meluncurkan program "Tambora Menyapa Dunia 1815–2015" atau peringatan dua abad meletusnya Gunung Berapi Tambora, yang puncak peringatannya diagendakan 11 April 2015. detil ››
DELAPAN WARTAWAN NTB RAIH ANUGERAH KARYA JURNALISTIK PTNNT 2013
Mataram, 30/4 (ANTARA) - Delapan wartawan media cetak dan elektronik di wilayah Nusa Tenggara Barat (NTB), meraih Anugerah Karya Jurnalistik 2013 setelah menyisihkan 13 nominator lainya dan dinyatakan memenangkan lomba karya jurnalistik yang diselenggarakan PT Newmont Nusa Tenggara (PTNNT) ke-3. detil ››
SABUT KELAPA DARI LIMBAH MENJADI KOMODITAS EKSPOR Oleh Masnun Masud
Mataram, 9/1 (ANTARA) - Puluhan tahun silam sabut kelapa menjadi limbah yang cukup merepotkan petani, karena pada setiap musim panen kulit bagian luar buah kelapa itu menumpuk, tidak dimanfaatkan. detil ››

Home | Politik | Info Jamsostek | Kabar Pemilu | Kuliner | Seni Budaya Dan Pariwisata | Hukum | Ekonomi Bisnis | Olahraga | Nusantara | Iptek | Internasional | Artikel | Kuliner | Info Haji Dan TKI | Pendidikan | Produk Telkom | Surat Pembaca | Kontak