Home | Politik | Info Jamsostek | Kabar Pemilu | Kuliner | Seni Budaya Dan Pariwisata | Hukum | Ekonomi Bisnis | Olahraga | Nusantara | Iptek | Internasional | Artikel | Kuliner | Info Haji Dan TKI | Pendidikan | Produk Telkom | Surat Pembaca | Kontak
KADER POSYANDU PEDULI
Brand Manager Nestle Dancow Batita, Riza Nopalas (3 kiri) me... detil ››
KASUS TENAGA HONORER
Kepala Ombudsman Perwakilan NTB, Adhar Hakim (kanan) saat me... detil ››
NETRALITAS PILKADA NTB.
Sejumlah pengunjukrasa yang tergabung dalam "Gerakan Pemuda ... detil ››
BANTUAN PENCETAKAN SAWAH
Sejumlah petani memanen padi didaerah persawahan jalan lingk... detil ››
TOLAK RUU ORMAS
Sejumlah pengunjukrasa mendatangi kantor DPRD NTB di Mataram... detil ››
 Galeri Foto
Username

Password



Daftar | Lupa Password?
Kabar Pemilu

Rabu, 29 September 2010 15:10 - Laporan Administrator

PILKADA ULANG DI SUMBAWA SEGERA DILAKSANAKAN


          Mataram, 29/9 (ANTARA) - Pemilihan kepala daerah ulang di 25 tempat pemungutan suara di Kabupaten Sumbawa, Nusa Tenggara Barat, segera dilaksanakan, tinggal menunggu hasil rapat pleno pembahasan anggaran.

         Ketua Divisi Ketua Divisi Sosialisasi, Informasi, Pendidikan Pemilih dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Komisi Pemilihan Umum Provinsi NTB Darmansyah di Mataram, Rabu, mengatakan pelaksanaan pilkada ulang di 25 TPS di Sumbawa  kini masih menunggu hasil rapat pleno membahas anggaran di DPRD.

         "Setelah ada persetujuan DPRD soal anggaran, KPU Kabupaten Sumbawa akan menjadwalkan pelaksanaan pilkada ulang tersebu, menurut rencana akan digelar antara 9 atau 11 Oktober 2010. Untuk kepastiannya kami masih menunggu hasil pembahaan anggaran," katanya.

         Mengenai kemungkinan pilkada ulang di 24 TPS tersebut dilaksanakan tahun depan, Darmansyah mengatakan itu tidak memungkinkan karena berdasarkan putusan Mahkamah Konstitusi (MK) pilkada ulang dilaksanakan paling lambat 60 hari setelah dikeluarkannya putusan.

         "Menurut keputusan MK paling lambat 60 hari KPU Provinsi NTB harus memberikan laporan ke MK soal hasil pilkada ulang di 25 TPS tersebut, jadi tidak mungkin kalau dilaksanakan tahun depan," katanya.

         Terkait rencana pelaksanaan pilkada ulang di 25 TPS, KPU Sumbawa sedang menyosialisasikan kepada pemilih khususnya di dusun-dusun tempat akan dilaksanakan pilkada ulang tersebut , yakni di 25 TPS yang tersebar di 14 desa pada 10 kecamatan.

         Ia mengatakan jumlah pemilih pada pilkada ulang di 25 TPS tersebut sebanyak 10.003 orang, yang boleh memilih adalah para pemilih yang tercantum dalam daftar pemilih tetap (DPT).

         Menurut Darmansyah, KPU provinsi, KPU kabupaten bersama Panitia Pengawan Pemilu (Panwaslu) akan melakukan pengawasan  ketat dan hasilnya akan dilaporkan ke MK sebagai bahan  mengambil keputusan.

         "Pada Pilkada ulang di 25 TPS tersebut tidak boleh lagi ada sengketa, karena itu pengawasan akan dilakukan secara ketat, hal-hal yang akan dilaporkan ke MK nanti tidak hanya hasil pemungutan suara, tetapi juga hasil pengawasan, ini akan dijadikan dasar oleh MK dalam mengambil putusan," ujarnya.

         Terkait pelaksanaan pilkada ulang putaran kedua di 25 TPS itu, KPU Sumbawa akan segera melaksanakan koordinasi dengan pihak-pihak terkait di Kabupaten Sumbawa, seperti penjabat bupati, pasangan calon dan pihak-pihak terkait lainnya.(*)
 


kirim berita


Yang Lainnya + index
Kamis, 14/02/2013
Mataram Berawan, Hujan (24-32ºC)
GUBERNUR NTB LUNCURKAN "TAMBORA MENYAPA DUNIA 1815-2015"
Mataram, 12/4 (Antara) - Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB) TGH M Zainul Majdi meluncurkan program "Tambora Menyapa Dunia 1815–2015" atau peringatan dua abad meletusnya Gunung Berapi Tambora, yang puncak peringatannya diagendakan 11 April 2015. detil ››
DELAPAN WARTAWAN NTB RAIH ANUGERAH KARYA JURNALISTIK PTNNT 2013
Mataram, 30/4 (ANTARA) - Delapan wartawan media cetak dan elektronik di wilayah Nusa Tenggara Barat (NTB), meraih Anugerah Karya Jurnalistik 2013 setelah menyisihkan 13 nominator lainya dan dinyatakan memenangkan lomba karya jurnalistik yang diselenggarakan PT Newmont Nusa Tenggara (PTNNT) ke-3. detil ››
SABUT KELAPA DARI LIMBAH MENJADI KOMODITAS EKSPOR Oleh Masnun Masud
Mataram, 9/1 (ANTARA) - Puluhan tahun silam sabut kelapa menjadi limbah yang cukup merepotkan petani, karena pada setiap musim panen kulit bagian luar buah kelapa itu menumpuk, tidak dimanfaatkan. detil ››

Home | Politik | Info Jamsostek | Kabar Pemilu | Kuliner | Seni Budaya Dan Pariwisata | Hukum | Ekonomi Bisnis | Olahraga | Nusantara | Iptek | Internasional | Artikel | Kuliner | Info Haji Dan TKI | Pendidikan | Produk Telkom | Surat Pembaca | Kontak