Home | Politik | Info Jamsostek | Kabar Pemilu | Kuliner | Seni Budaya Dan Pariwisata | Hukum | Ekonomi Bisnis | Olahraga | Nusantara | Iptek | Internasional | Artikel | Kuliner | Info Haji Dan TKI | Pendidikan | Produk Telkom | Surat Pembaca | Kontak
KADER POSYANDU PEDULI
Brand Manager Nestle Dancow Batita, Riza Nopalas (3 kiri) me... detil ››
KASUS TENAGA HONORER
Kepala Ombudsman Perwakilan NTB, Adhar Hakim (kanan) saat me... detil ››
NETRALITAS PILKADA NTB.
Sejumlah pengunjukrasa yang tergabung dalam "Gerakan Pemuda ... detil ››
BANTUAN PENCETAKAN SAWAH
Sejumlah petani memanen padi didaerah persawahan jalan lingk... detil ››
TOLAK RUU ORMAS
Sejumlah pengunjukrasa mendatangi kantor DPRD NTB di Mataram... detil ››
 Galeri Foto
Username

Password



Daftar | Lupa Password?
Politik

Jumat, 14 September 2012 15:39 - Laporan anwar maga

LOKASI PEMBUKAAN SIDANG AIPA BERNUANSA KHAS NTB

     Mataram, 14/9 (ANTARA) - Lokasi pembukaan Sidang Umum ke-33 ASEAN Inter Parliamentary Assembly (AIPA) yang dijadwalkan 17 September 2012, di Pulau Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB), telah ditata sedemikian rupa sehingga menonjolkan nuansa khas daerah.
     "Nuansa khas daerah yang ditonjolkan di lokasi pembukaan Sidang Umum AIPA itu merupakan arahan Istana yang bertujuan mempromosikan potensi daerah NTB di mata parlemen ASEAN," kata Kabag Humas dan Protokoler Setda NTB Tri Budiprayitno, di Mataram, Jumat.
     Tri mengatakan, semula Presiden Susilo Bambang Yudhoyono yang berkenan membuka Sidang Umum AIPA 2012 itu, sehingga pihak Istana Kepresidenan RI menganjurkan penataan lokasi pembukaan bernuansa khas NTB.
     Namun, Presiden batal menghadiri pembukaan Sidang Umum AIPA itu dan mendelegasikannya kepada Wakil Presiden (Wapres) Boediono.
     "Tadi Pak Gubernur meninjau gedung Graha Bhakti yang menjadi lokasi pembukaan sidang AIPA itu, guna memastikan arahan Istana sudah terealisasi atau belum, dan memang sudah rampung penataan lokasinya," ujarnya.
     Selain acara pembukaan, kantor Gubernur NTB juga dijadikan lokasi santap malam Wapres bersama peserta sidang AIPA yang juga merupakan tamu negara.
     Lokasi santap malam kenegaraan itu berlokasi di lapangan Bumi Gora, depan Kantor Gubernur NTB, yang ditata menggunakan tenda kehormatan.
     "Acara pembukaan disertai santap malam kenegaraan itu, dijadwalkan Senin (17/9) malam, meskipun secara teknis pertemuan pendahuluan Sidang Umum ke-33 AIPA itu sudah dimulai pada Minggu (16/9) petang, di Hotel Santosa, kawasan wisata Senggigi, Kabupaten Lombok Barat," ujar Tri.
     Informasi yang dihimpun di Pemprov NTB menyebutkan, Sidang Umum AIPA itu akan diikuti sekitar 450 orang peserta.
     Selain delegasi dari 10 negara anggota ASEAN, pertemuan AIPA 2012 itu juga akan dihadiri oleh delegasi negara peninjau yakni Australia, Belarus, Canada, China, European Parliament, India, Japan, Republic of Korea, PNG, dan Russian Federation.
     Selain itu, akan hadir pejabat sekretariat ASEAN, dan organisasi perlemen lainnya seperti Inter Parliamen Union (IPU), Perlemen Timor Leste, Pan African Parliament (PAP), dan ASEAN-WEN/Arrest Freeland.
     Direncanakan, di sela-sela Sidang Umum ke-33 AIPA itu, akan digelar pertemuan antara petinggi AIPA dengan PAP, berdasarkan kesepakatan Presiden AIPA Marzuki Alie dan Presiden PAP Moussa Idriss Ndele, dalam pertemuan 17 Februari 2012.  
     Saat itu, pertemuan Presiden AIPA dan PAP berlangsung di sela-sela penyelenggaraan Konferensi the Sixth Ordinary Session of Pan African Parliament, yang berlangsung sejak 16 Januari 2012,  bertempat di UN ECA (United Nations Economic Commission for Africa), di Addis Ababa, Ethiopia.
     Selain Marzuki Alie, delegasi RI pada konferensi itu terdiri dari M Hidayat Nur Wahid (Ketua BKSAP DPR), M Masad Masrur (Tenaga Ahli Ketua DPR), Ramli Saud (Duta Besar RI untuk Ethiopia) dan Bambang Hartoyo (Minister Counsellor KBRI Addis Ababa).
     Dalam pertemuan dengan Presiden PAP itu, Marzuki Alie menyampaikan beberapa hal penting berkaitan dengan hubungan kedua lembaga regional.
     Marzuki juga mengajukan ide-ide yang mengarah kepada upaya mempererat hubungan AIPA dengan PAP, yang ditanggapi positif oleh Presiden PAP Moussa Idriss Ndele.  
     Bahkan, Moussa menindaklanjuti ide mempererat kerjasama antara AIPA dan PAP itu dengan mengusulkan agar wacana tersebut dapat diwujudkan dalam bentuk Memorandum of Understanding (MoU).
     PAP kemudian menyiapkan rancangan MoU tersebut dan mengkomunikasikannya kepada AIPA melalui saluran diplomatik KBRI di Pretoria, Afrika Selatan, mengingat kantor pusat PAP di Johannesburg, atau dapat melalui KBRI Addis Ababa.
     Presiden PAP juga menyanggupi kehadiran sebagai observer pada Sidang Umum AIPA ke-33 di Lombok, NTB.
     Diakhir pertemuan itu, dicapai kesepakatan antara Presiden AIPA dan Presiden PAP, yaitu kedua belah pihak akan menindak lanjuti kerjasama antara AIPA dan PAP untuk diwujudkan dalam MOU.
     Diharapkan MOU tersebut akan dapat ditandatangani di sela-sela Sidang Umum AIPA ke-33 yang akan diselenggarakan di Lombok, 16-22 September 2012. (*)



kirim berita


Yang Lainnya + index
Kamis, 14/02/2013
Mataram Berawan, Hujan (24-32ºC)
GUBERNUR NTB LUNCURKAN "TAMBORA MENYAPA DUNIA 1815-2015"
Mataram, 12/4 (Antara) - Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB) TGH M Zainul Majdi meluncurkan program "Tambora Menyapa Dunia 1815–2015" atau peringatan dua abad meletusnya Gunung Berapi Tambora, yang puncak peringatannya diagendakan 11 April 2015. detil ››
DELAPAN WARTAWAN NTB RAIH ANUGERAH KARYA JURNALISTIK PTNNT 2013
Mataram, 30/4 (ANTARA) - Delapan wartawan media cetak dan elektronik di wilayah Nusa Tenggara Barat (NTB), meraih Anugerah Karya Jurnalistik 2013 setelah menyisihkan 13 nominator lainya dan dinyatakan memenangkan lomba karya jurnalistik yang diselenggarakan PT Newmont Nusa Tenggara (PTNNT) ke-3. detil ››
SABUT KELAPA DARI LIMBAH MENJADI KOMODITAS EKSPOR Oleh Masnun Masud
Mataram, 9/1 (ANTARA) - Puluhan tahun silam sabut kelapa menjadi limbah yang cukup merepotkan petani, karena pada setiap musim panen kulit bagian luar buah kelapa itu menumpuk, tidak dimanfaatkan. detil ››

Home | Politik | Info Jamsostek | Kabar Pemilu | Kuliner | Seni Budaya Dan Pariwisata | Hukum | Ekonomi Bisnis | Olahraga | Nusantara | Iptek | Internasional | Artikel | Kuliner | Info Haji Dan TKI | Pendidikan | Produk Telkom | Surat Pembaca | Kontak