Home | Politik | Info Jamsostek | Kabar Pemilu | Kuliner | Seni Budaya Dan Pariwisata | Hukum | Ekonomi Bisnis | Olahraga | Nusantara | Iptek | Internasional | Artikel | Kuliner | Info Haji Dan TKI | Pendidikan | Produk Telkom | Surat Pembaca | Kontak
KADER POSYANDU PEDULI
Brand Manager Nestle Dancow Batita, Riza Nopalas (3 kiri) me... detil ››
KASUS TENAGA HONORER
Kepala Ombudsman Perwakilan NTB, Adhar Hakim (kanan) saat me... detil ››
NETRALITAS PILKADA NTB.
Sejumlah pengunjukrasa yang tergabung dalam "Gerakan Pemuda ... detil ››
BANTUAN PENCETAKAN SAWAH
Sejumlah petani memanen padi didaerah persawahan jalan lingk... detil ››
TOLAK RUU ORMAS
Sejumlah pengunjukrasa mendatangi kantor DPRD NTB di Mataram... detil ››
 Galeri Foto
Username

Password



Daftar | Lupa Password?
Politik

Minggu, 08 Juli 2012 08:34 - Laporan masnun

GOLKAR NTB WAJIB PERJUANGKAN ICAL PADA PILPRES

      Mataram, (ANTARA) - Sekretaris Dewan Pimpinan Daerah Partai Golkar Nusa Tenggara Barat M Amin mengatakan jajaran pengurus, kader dan simpatisan Golkar bersama masyarakat lainnya wajib memperjuangkan Aburizal Bakrie (Ical) maju dan memenangi Pemilihan Presiden 2014.
     "Pencolanan Ketua Umum DPP Partai Golkar Aburizal Bakrie merupakan keputusan Rapimnas dan sudah dideklarasikan. Saya kira sudah menjadi kewajiban seluruh kader dan simpatisan partai bersama masyarakat lain untuk memenangkan Ical pada Pilpres 2014," katanya di Mataram, Sabtu.
     Ia mengatakan, partai hanya merupakan wadah atau media bagi seorang calon untuk masuk. Karena itu nantinya tidak ada lagi istilah kuning, biru atau merah, yang ada hanya merah putih, artinya calon itu untuk seluruh rakyat.
     Amin mengatakan, nantinya setelah terpilih Ical akan berbuat dan berjuang untuk seluruh rakyat Indonesia dan ini merupakan visi misinya. Pada saat deklarasi Ical mengenakan pakaian merah putih, ini menunjukkan dia berada di atas golongan.
     Terkait dengan pencalonan Ical pada Pilres 2014 itu, Amin meminta kader dan simpatisan Partai Golkar mampu meyakinkan seluruh masyarakat. Jangan hanya melihat partai, tetapi kedepankan kepentingan seluruh rakyat.
     "Dalam pencalonan Ical sebagai calon Presiden 2012, kita jangan melihat suku atau golongan, tetapi yang perlu diperhatikan adalah visi misinya yang antara lain akan memperjuangkan peningkatan kesejahteraan seluruh rakyat Indonesia," ujarnya.
     Amin menyatakan sepandapat penentuan calon wakil presiden yang akan mendampingi Ical pada Pilpres 2014 dengan mempertimbangkan figur Jawa dan luar Jawa serta faktor kekuatan politik lain. Ini sebagai penyeimbang.
     Karena itu, katanya, untuk memperkuat pencalonan Ketua Umum DPP Partai Golkar itu pada Pilpres 2014 tentu akan dilakukan koalisi dengan partai lain yang bersedia mendukung calon Presiden dari partai berlambang pohon beringin ini.
     Pencalonan Ketua Umum DPP Partai Golkar Aburizal Bakrie sebagai calon presiden dari Partai Golkar merupakan keputusan Rapimnas III di Bogor, Jawa Barat, 29-30 Juni 2012.
     Selanjutnya pada 1 Juli 2012 pencalonan Ical dideklarasikan di Sentul, Jawa Barat yang dihadiri oleh seluruh pimpinan DPD provinsi dan kabupaten/kota seluruh Indonesia serta Dewan Penasihat (Wanhat) dan organisasi sayap baik yang mendirikan atau didirikan oleh Partai Golkar.
(*)

kirim berita


Yang Lainnya + index
Kamis, 14/02/2013
Mataram Berawan, Hujan (24-32ºC)
GUBERNUR NTB LUNCURKAN "TAMBORA MENYAPA DUNIA 1815-2015"
Mataram, 12/4 (Antara) - Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB) TGH M Zainul Majdi meluncurkan program "Tambora Menyapa Dunia 1815–2015" atau peringatan dua abad meletusnya Gunung Berapi Tambora, yang puncak peringatannya diagendakan 11 April 2015. detil ››
DELAPAN WARTAWAN NTB RAIH ANUGERAH KARYA JURNALISTIK PTNNT 2013
Mataram, 30/4 (ANTARA) - Delapan wartawan media cetak dan elektronik di wilayah Nusa Tenggara Barat (NTB), meraih Anugerah Karya Jurnalistik 2013 setelah menyisihkan 13 nominator lainya dan dinyatakan memenangkan lomba karya jurnalistik yang diselenggarakan PT Newmont Nusa Tenggara (PTNNT) ke-3. detil ››
SABUT KELAPA DARI LIMBAH MENJADI KOMODITAS EKSPOR Oleh Masnun Masud
Mataram, 9/1 (ANTARA) - Puluhan tahun silam sabut kelapa menjadi limbah yang cukup merepotkan petani, karena pada setiap musim panen kulit bagian luar buah kelapa itu menumpuk, tidak dimanfaatkan. detil ››

Home | Politik | Info Jamsostek | Kabar Pemilu | Kuliner | Seni Budaya Dan Pariwisata | Hukum | Ekonomi Bisnis | Olahraga | Nusantara | Iptek | Internasional | Artikel | Kuliner | Info Haji Dan TKI | Pendidikan | Produk Telkom | Surat Pembaca | Kontak